08-11-2022

Focus Group Discussion Kemandirian Nasional dalam Penyediaan Bahan Baku Obat Bahan Alam sebagai Upaya Peningkatan Mutu dan Daya Saing Produk Obat Tradisional

Jamu merupakan produk kesehatan yang dapat menggerakkan perekonomian, namun sampai saat ini sayangnya sarana produksi obat tradisional masih banyak yang mengandalkan bahan baku obat bahan alam yang berasal dari impor. Hal ini dikarenakan masih adanya keterbatasan penyediaan bahan baku tersebut baik dalam hal maupun mutunya. Salah satu alasan belum mandirinya penyediaan bahan baku obat bahan alam adalah kompleksitas masalah dari hulu ke hilir, mulai dari tidak tersedianya data kebutuhan jumlah dan jenis bahan baku obat bahan alam sampai terdapat problematika rantai distribusi serta informasi pasar yang bisa diakses secara terbuka.

Tantangan ini dapat diatasi dengan berbagai upaya antara lain melalui penguatan kelembagaan petani dan pengumpul simplisia, adanya regulasi yang mendukung produksi dan distribusi bahan baku obat bahan alam, serta adanya riset-riset pengembangan bahan baku obat bahan alam, dan peran serta pelaku usaha sarana produksi obat tradisional dalam memajukan penggunaan bahan baku obat bahan alam. Bintang Toedjoe yang berfokus terhadap bahan baku obat bahan alam jahe merah hadir dalam budidaya jahe merah sehingga dapat menjadi role model untuk membangun ekosistem budidaya bahan baku dengan melibatkan unsur ABGC.

Ekosistem herbal jahe merah inilah yang menjadi kekuatan dalam melakukan pelaksanaan strategis supplai antara mitra petani, mitra pengering dan pelaku usaha di bidang ekstrak/obat tradisional, melakukan standarisasi dari perbenihan sampai dengan ekstraksi untuk mendapatkan produk berbahan dasar bahan alam yang bermutu dan kerjasama ABGC untuk saling dukung satu sama lain sehingga kemandirian nasional dalam penyediaan bahan baku obat bahan alam bisa segera terwujud.